Kamis, 12 Juli 2012

Renungan Pagi (Mat.8:18-22)


Mat.8:18-22


Ada umat tertentu yang memberikan waktu, tenaga dan perhatian sepenuhnya untuk Allah lewat pelayanan di Gereja; yang lain mengungkapkan rasa cintanya lewat cara mungkin tidak terlibat seperti yang lain, tapi apa pun yang dibutuhkan oleh gereja, mereka tetap menjadi penyumbang utama; yang lain lagi melayani di sela-sela kesibukannya untuk bekerja mencari nafkah, dan beragam cara lainnya.Apa pun caranya tapi kalau dilakukan dengan penuh ketulusan maka sungguh sangat mengharukan  Hati Allah.

Meskipun demikian, tak menutup mata terhadap kenyataan bahwa sebagian umat lain pun mempunyai alasan untuk tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan gerejani seperti ketika ada yang lebih memilih nonton sepak bola daripada ikut misa; yang lain daripada ikut kegiatan rohani di wilayah maka lebih baik mengunjungi taman hiburan; yang lain daripada berlatih menyanyi lagu-lagu misa lebih baik berlatih di tempat karaoke...hehehehe...soalnya di tempat karaoke tidak dituntut petikan“nada/not” yang tepat...Anda bisa membuat contoh lain baik berdasarkan pengalaman pribadimu maupun pengalaman teman-temanmu yang membuat kita menyadari diri bahwa kadang kita pun seperti mereka yang mempunyai alasan untuk mengutamakan hal lain daripada mengikuti dan melaksanakan perintah-perintah Yesus.


Seorang ibu berjanji kepada Yesus; Jika anak-anak saya telah menamatkan sekolah mereka, maka saya akan memberikan waktu sepenuhnya untuk melayani-Mu. Namun, sesaat setelah anak-anaknya telah menamatkan sekolah dan menikah, lahirlah cucu-cucu yang cantik dan tampan yang membuat sang nenek menfokuskan lagi perhatian kepada mereka, dan janji pun tidak bisa dipenuhi.

Karena itu, tidak harus menunggu sampai kita benar-benar beristirahat atau tidak punya kesibukan tertentu; tidak harus menunggu sampai kita lulus sekolah atau punya banyak duit dari hasil kerja kita; tidak harus menunggu sampai kita menjadi kepala kantor atau manager perusahaan, barulah kita memberi waktu untuk melayani Tuhan. Akan tetapi Tuhan Yesus sendiri berkata; “pikulah salibmu setiap hari dan ikutilah Aku.”  Kita mengerti dalam cara sederhana saja bahwa “hidup kita harus terus dilanjutkan sambil berjuang memberi yang terbaik kepada Tuhan.”  Saya akhirnya menyadari akan kebesaran Hati Allah untuk menerima kita apa adanya; kalau pun kita memberi kepada Dia yang tersisa dari waktu kita, yang terbuang dari milik kita, dan apa pun itu, tapi Tuhan sungguh menerimanya karena Ia menghargai setiap pribadi dengan pemberian kepada Diri-Nya.Apa yang kurang yang Anda dapat persembahkan kepada-Nya, akan dikembalikan kepadamu oleh Allah dalam kelimpahan.

Semoga saja kita tidak berkata lagi kepada Tuhan; Tunggulah sampai aku ada waktu barulah aku melayani-Mu, Tuhan, tapi aturlah waktu dengan bijaksana agar selalu ada celah di tengah kesibukanmu untuk melayani Tuhan dan memberikan yang terbaik bagi-Nya. Baiklah kita berkata seperti penulis kitab Ibrani; “Sungguh, aku datang untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku.” (Ibr.10:7)

0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Blogger Themes

Likke yaa Sahabat

Copyright © 2012. Surya Jesus Inside - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Bamz